Newsletter‎ > ‎

Moda Transportasi Kota untuk Publik Dirintis

Source: www.medanbisnisdaily.com, Kamis, 21 Nov 2013
-----------------------------------------------------------------------------------
MedanBisnis - Jakarta. Pemerintah pusat melalui instansi terkait terus mematangkan pembuatan konsep dan implementasi moda transportasi perkotaan bagi publik di berbagai kota di Indonesia. Pembahasan itu melibatkan sejumlah kepala daerah berkumpul di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk mengiktui lokakarya dan diskusi soal masa depan transportasi perkotaan, Rabu (21/11).
Hadir dalam acara itu Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami, Kepala Bappeda DKI, dan Direksi PT INKA, dan Walikota Bandung Ridwan Kamil. 

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas, Dedy Supriyatna, pada sambutannya menjelaskan, pertemuan kali nantinya akan membahas arah kebijakan pemerintah dalam penataan moda transportasi perkotaan.

"Tujuan acara ini juga memberikan informasi mengenai konsep angkutan kota yang berkelanjutan. Ke-2 menjadi wadah bertukar pengalaman antar kepala daerah. Ke-3 menjadi masukan kepada Bappenas dalam menyusun kebijakan jangka menengah di buku transportasi 2015-2019," ucap Dedy. 

Armida pada sambutannya juga menjelaskan, pertemuan tersebut juga menjadi bahan untuk menyusun kebijakan moda transportasi secara dini untuk kota-kota yang penduduknya di bawah 500.000 orang dan di atas 500.000 orang. Sehingga masalah kemacetan hingga transportasi publik yang buruk bisa ditangani sejak awal.

"Penduduk kota yang di atas 500.000 orang wajib memiliki transportasi publik. Kita ingin sejak awal. Dimulai kota sedang. Nggak usah besar. Kebutuhan infras-truktur untuk kebutuhan transportasi kota wajib dibangun. Bagaimana pemeliharaan dan sinergi perkotaan lainnya. Yang kota penduduknya di bawah 500.000, itu terapkan low cost traffic management," tegas Armida Alisjahbana. 
(kpu)



Comments