Events‎ > ‎

Asia Afrika Smart City Summit, 22-23 April 2015

“It is for this reason that the leaders of the Asian and African countries reunite; to recall the important moments and values derived from the Asia-Africa Conference. As we all know, Asia-Africa Smart City Summit is part of the city of Bandung’s commitment as host of The 60th Asia-Africa Conference. It is our hope that Bandung’s statement of becoming a Smart City will become an agreement of collaboration between the cities of the 109 participating countries of the Asia-Africa Conference” (Ridwan Kamil, Mayor of Bandung)

Ridwan Kamil (center), Mayor of Bandung in Fisrt Pannel  

Director of BSTP of MoT (center), in  the Smart Transport Meeting Session

Peter Buri (GIZ Indonesia Country Director, Muhammad Nanang Prayudyanto (Senior Advisor GIZ SUTIP), Delegation from Jordania
                       
Bike Prototype for NMT Development in Bandung

Smart City

Smart City didefinisikan sebagai:

1.     Smart city adalah implementasi dan solusi terhadap permasalahan sumber daya di suatu kota agar menjadi lebih aman, nyaman, efisien dan berkelanjutan (Telkom).

2.     Smart city merupakan sebuah konsep kota cerdas yang dapat membantu masyarakat mengelola sumber daya yang ada dengan effisien dan memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat atau lembaga dalam melakukan kegiatannya ataupun mengantisipasi kejadian yang tidak terduga (dari berbagai sumber).

Kenapa Smart City

·         Populasi penduduk dunia akan bergerak dan terkonsentrasi ke perkotaan (UN Eco and Social Affairs, 2011)

·         Ancaman terhadap perkotaan: (a) menurunnya kualitas infrastruktur, (b) penuaan demografi, (c) rendahnya kualitas lingkungan, (d) meningkatnya tuntutan kehidupan yang makin cepat, pertumbuhan ekonomi yang tinggi, peningkatan aksesibilitas dan kesempatan.

·         Tugas pemimpin kota untuk menyediakan : (a) high service level for citizens and business, (b) improving efficiency, (c) innovative

·         Innovate across core city services: (a) planning and management – improve efficiency, collaboration and response, (b) infrastructure – resilient and sustainable to increase efficiency and sustainability, (c) people -  health and productivity.

Tahapan Smart City

6 Level Penerapan Smart City (Prof Suhono, ITB)

Level 0 --> masih kota biasa , ada potensi menjadi Smart City.

Level 1 --> mulai menjadi Smart City --> tersedia internet secara menyeluruh.

Level 2 --> setiap kota saling terhubung --> MAN (Metropolitan Area Network)

Level 3 --> open information dan open data ( bertukar informasi / data ) antar kota secara online 

Level 4 --> tiap kota memiliki informasi penting tersendiri dan nilai penting didalamnya.

Level 5 --> integrasi yang baik antar kota --> kombinasi dari level 2,3,4.

 

Karakteristik Aplikasi Berbasis Smart City

(a) Sensible

--> melakukan sensor

--> WSN, GIS.

(b) Connectable

--> sensor terhubung ke aplikasi dan pengguna melalui jaringan komputer.

(c) Ubiquitous

--> dapat diakses kapanpun dan dimanapun, mobile

(d) Sociable

--> terhubung satu sama lain

--> social media,  social network

(e) Shareable

--> berbagi informasi ke jejaring.

(f)  Visible/Augmented

--> informasi diakses secara fisik

--> Augmented reality

 

Apa yg sudah dilakukan kota Bandung dalam tahapan smart city?

·         Menyediakan Wifi gratis di tempat publik diseluruh penjuru kota

·         Inisiatif open government. Sistem penilaian terhadap kinerja aparat, pelaporan/ pengaduan warga, transparansi pengelolaan dana bansos

·         Setiap kelurahan/ kecamatan punya akun twitter untuk mendengar keluhan warganya

·         Mempersiapkan kawasan bisnis berbasis teknologi di Gedebage sbg Silicon Valley Indonesia.

 

Integrasi Konsep Smart City, merupakan komponen yang terintegrasi dari:

1.     Smart Transportation

2.     Smart Building

3.     Smart Health

4.     Smart Government

5.     Smart Citizen

6.     Smart Energy

7.     Smart Infrastructures

8.     Smart Technology

9.     Smart Security.

Dampak Seminar

·         Komitmen Bandung untuk menjadi pilot city dalam pengembangan smart city se Asia Afrika.

·         Komitmen Gubernur Jawa Barat untuk menyediakan anggaran bagi pembentukan smart city bagi semua kota di Jawa Barat, termasuk aglomerasi Bandung Raya.

·         Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mendorong terciptanya smart city atau kota pintar di berbagai wilayah Indonesia. Kemkominfo akan menetapkan standarisasi smart city akhir tahun ini.

 

MNP/ 270415

Comments